Kraton Kacirebonan – Kota Cirebon

16 March 2019

#Sahabatluarbiasa tentu familiar ya dengan makanan empal gentong dan nasi jamblang kkas Cirebon. Kita jalan-jalan yuk weekend ini ke kota Cirebon, sambal mencicipi kuliner khasnya dan mengajak ananda tercinta serta keluarga melihat kembali jejak sejarah Bangsa Indonesia. Apakah teman-teman tahu kalo di kota Cirebon terdapat 3 Kraton atau istana raja? Ya, di kota Cirebon ada 3 bangunan istana raja yaitu yang pertama adalah Kraton Kasepuhan yang dibangun sejak tahun 1430 M dan merupakan pusat pemerintahan Kasulthanan Cirebon, istana ke dua adalah Kraton Kanoman yang dibangun sejak tahun 1678 M oleh Sultan Anom I dan Kraton Kacirebonan adalah bangunan istana termuda yang mulai dibangun sejak tahun 1800 M oleh Ratu Raja Resminingpuri yang merupakan permaisuri dari mendiang almarhum Sultan Kacirebonan I sebagai tempat tinggal untuk membesarkan putranya Pangeran Raja Madenda Hidayat yang kelak menjadi Sultan Kacirebonan II. Menarik bukan? Seperti yang sahabat ketahui, Kraton atau Istana Raja merupakan salah satu bentuk museum, nah tunggu apa lagi sahabat, kita simak cerita Kraton Kacirebonan ya.

Kraton Kacirebonan terletak di Jalan Pulasaren no 49, Kecamatan Pekalipan, Cirebon dan mulai dibangun pada tahun 1800 dengan menggunakan uang pensiunan oleh Ratu Raja Resminingpuri. Pembangunan dimulai dengan bangunan induk, Paseban dan Tajug. Seperti bangunan keraton pada masa itu, bangunan induk merupakan tempat tinggal sehari-hari sultan beserta keluarganya. Bangunan ini terdiri dari ruang tidur, ruang kerja sultan, pecira (ruang menyimpan benda kuno istana), kamar jimat, prabayasa (ruang besar di sayap bangunan), dapur dan teras (berfungsi sebagai ruang tunggu bila prajurit rendahan ingin menghadap Sultan). Bangunan ke dua bernama Paseban yang berada di sebelah kiri dan kanan kraton atau dikenal dengan nama Paseban Kulon dan Paseban WetanPaseban berbentuk persegi Panjang, ditompang oleh 8 buah tiang dan 4 saka guru(tiang utama) dan merupakan bangunan semi terbuka, dengan dinding sisi barat dan timur dipagari dengan tembok rendah, atapnya berbentuk joglo dengan penutup genteng. Paseban berfungsi sebagai tempat penerima tamu dan latihan tari, yakni tari topeng khas Cirebon. Sementara Tajug merupakan bangunan Musholla. Ya Kasulthanan Cirebon merupakan salah satu kerjaan Islam di nusantara.

Ternyata Sahabat, Keraton Kacirebonan yang didirikan atas prakarsa Pangeran Muhamad Haerudhin, Putra Mahkota Sultan Kanoman ke IV dari Keraton Kanoman ini mengalami proses yang cukup panjang dan sejarah dibangunnya Keraton Kacirebonan memang tak lepas dari peperangan yang pernah berkecamuk di wilayah Cirebon. Pada tahun tahun 1670 M, Belanda mulai memasuki kedaulatan Keraton Kanoman yang dipimpin oleh Pangeran Haerudhin. Hal ini ditentang oleh putra mahkota

kesultanan yang tak lain adalah Pangeran Muhamad Haerudhin sehingga peperangan melawan kolonial Belanda tidak terelakkan dan berlangsung setidaknya hampir sekitar 5 tahun. Namun, pada tahun 1696 M Pangeran Muhamad Haerudhin berhasil dikalahkan dan diasingkan di Benteng Victoria, Ambon, Maluku. Karena Pangeran Haerudin yang telah uzur dan tidak memiliki putra mahkota untuk diangkat menjadi Sultan Kanoman, Pemerintah Belanda memanfaatkan kondisi ini dan secara sepihak mengangkat Pangeran Imamudin yang pro kolonial sebagai Sultan Kanoman yang ke-V. Namun pengukuhan yang tidak direstui rakyat Cirebon ini membuat peperangan semakin merajalela dan menyebar hingga ke daerah luar Cirebon dan mendesak pihak Belanda untuk memulangkan Pangeran Muhamad Haerudhin guna meredakan amarah rakyat. Namun karena Keraton Kanoman yang telah memilih Pangeran Imamudin sebagai pemangku tahta, akhirnya membuat Pangeran Muhamad Haerudhin mendirikan Kesultanan Kacirebonan dengan gelar Sultan Carbon Amirul Mukminin pada tahun 1808.

Terdapat banyak peninggalan yang dapat dilihat di dalam keraton ini, seperti perabotan meja dan kursi terbuat dari kayu yang hingga kini masih asli. Di dindingnya terpajang foto-foto dari kesultanan Cirebon dari dulu hingga sekarang. Di dalam pendopo terdapat berbagai macam peninggalan yang tersimpan rapi dalam etalase, diantaranya ada keris, pedang, buku, beberapa guci pemberian negara tetangga, uang kuno / uang bolong, gamelan, hingga koleksi baju pengantin.

Keraton Kacirebonan bebas dikunjungi oleh siapapun dengan tiket masuk seharga Rp 10.000. Pengunjung akan dipandu oleh pemandu wisata dengan biaya seikhlasnya. Bagaimana #sahabatluarbiasa, menarik kan ceritanya. Sempatkan ya berkunjung ke kota Cirebon, dan jangan lupa mampir ke sini ya. Selamat berakhir pekan.

Penulis : Abu Khaer

Sumber foto : Koleksi Pribadi

Kapus Lantik Kadep dan Koordinatorat WI

Kapus Lantik Kadep dan Koordinatorat WI Kepala PPPPTK TK dan PLB Bandung, Drs. Abu Khaer melantik Kepala Departemen (Kadep) di

Pelatihan PKB Bidang Taman Kanak-kanak bagi Guru TK Kab. Murung Raya

Pelatihan PKB Bidang Taman Kanak-kanak bagi Guru TK Kab. Murung Raya Kalimantan Tengah di PPPPTK TK dan PLB Tanggal 8

MCU Pegawai BBGP Jawa Barat

(Bandung, 21/6/’22) Kegiatan Medical Check Up (MCU) diikuti oleh seluruh pegawai Balai Besar Penggerak Guru (BBGP) Jawa Barat (JABAR) yang

Lapor Beri Kami Penilaian WhatsApp